SMK Negeri 2 Painan Siapkan Siswa Seleksi ke Jepang

SMK Negeri 2 Painan Siapkan Siswa Seleksi ke Jepang

SMK Negeri 2 Painan Siapkan Siswa Seleksi ke Jepang

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Painan, Kabupaten Pesisir Selatan menyiapkan sebanyak 65 siswanya

untuk mengikuti seleksi program training praktek kerja ke Jepang, pada tahun 2016.

Kepala SMK Negeri 2 Painan, Pesisir Selatan Ishasijon, di Painan, mengatakan seleksi khusus bagi siswa kelas III (XII SMK). Hal itu sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan negara yang akan menerima yakni Jepang melalui lembaga pendidikan kejuruan (LPK) Semesta Indah Indonesia yang dipercaya untuk melakukan seleksi di sekolah tersebut.

“Khusus untuk program training praktek kerja ke Jepang ini kita telah meminta guru yang mengajar pada jurusan yang dibutuhkan untuk menyiapkan siswanya. Sebelum seleksi, para guru tersebut diminta untuk memberikan pembekalan kepada siswa yang akan mengikuti seleksi, ” katanya dilansir dari laman resmi Pemkab Pesisir Selatan, Jumat (29/1/2016).

Pembekalan bertujuan agar siswa itu lulus optimal pada seleksi program training praktek kerja

yang akan dilakukan oleh perusahaan Jepang yang bergerak dibidang penangkapan ikan laut tersebut.

Sesuai rencana, siswa yang lolos seleksi di sekolah nanti, juga akan dilatih atau diberikan pembekalan di daerah Jawa oleh LPK Semesta Indah Indonesia sesuai tingkat keahlian siswa tersebut.

Sebanyak 65 siswa yang akan mengikuti seleksi itu terdiri dari dua jurusan yakni tekhnik kapal penangkap ikan (TKPI) dan neotika kapal penangkap ikan (NKPI). Masing masingnya sebanyak 34 orang diantaranya jurusan TKPI dan 32 jurusan NKPI.

Siswa tersebut, selain aktif mengikuti proses kegiatan belajar mengajar di sekolah, juga akan diberikan

pembekalan untuk menambah ilmu pengetahuan dan kekokohan fisik.

Pada tahun 2016 SMK Negeri 2 Painan menargetkan siswa yang diterima pada program training praktek kerja ke Jepang sebanyak 20 orang. Target itu naik dari jumlah siswa yang mengikuti program yang sama ke negara tersebut pada 2015 yakni sebanyak 18 orang.

 

Baca Juga :