Perpustakaan di Kota Bekasi Butuh Perhatian Pemkot

Perpustakaan di Kota Bekasi Butuh Perhatian Pemkot

Perpustakaan di Kota Bekasi Butuh Perhatian Pemkot

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi saat ini, tengah melaksanakan pemuktahiran data jumlah dan keberadaan perpustakaan di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Bekasi.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Disdik Kota Bekasi Krisman Irwandi mengatakan, pihaknya kini tengah melakukan pendataan jumlah sekolah yang memiliki perpustakaan.

“Sedang kami lakukan pendataan jumlahnya,” ujar Krisman di Bekasi, Rabu (24/1/2018).

Pendataan tersebut, kata dia, dilakukan terkait adanya rencana Disdik Kota Bekasi

untuk menyusun program usulan perbaikan dan pemenuhan sarana dan prasarana perpustakaan sekolah.

“Hal ini sebagai langkah utama dilakukan untuk menyusun skala prioritas usulan perbaikan perpustakaan sekolah dan memenuhi sarana dan prasarana di dalamnya,” ucap Krisman.

Krisman membantah jika ada yang mengatakan bahwa keberadaan perpustakaan sekolah tersebut kurang mendapatkan perhatian, baik dari segi kelengkapan sarana dan prasarana pendukungnya.

Saat ini, kata dia, Disdik Kota Bekasi sudah melakukan koordinasi dan komunikasi

dengan dinas terkait untuk melakukan rencana perbaikan kondisi perpustakaan yang ada saat ini.

“Sebagai sumber pengetahuan siswa, kami sadar betul akan pentingnya keberadaan perpustakaan yang cukup memadai, jadi bukan kami diamkan saja, untuk itu pendataan ini guna menyusun skala prioritas perbaikannya bersama dinas terkait,” katanya.

Sementara keberadaan tenaga pustakawan di tingkat sekolah di Kota Bekasi hingga saat ini terbilang masih sangat minim keberadaannya, banyaknya perpustakaan yang tidak ada penjaganya ataupun tenaga pustakawan.

Kepala Sekolah SMP Negeri 23 Bekasi Muktia Wahyudi Isra mengatakan

, saat ini tenaga pustakawan di tingkat SMP di Kota Bekasi boleh dikatakan cukup minim keberadaannya.

“Cukup minim, padahal keberadaannya terbilang cukup sentral di dalam mengurusi perpustakaan di sekolah,” tutur Muktia.

Untuk itu, katanya, pihak sekolah saat ini memberdayakan para tenaga Tata Usaha (TU) untuk membantu mengurusi tata kelola perpustakaan sekolah.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/