Kemendikbud Hapus Ujian Sekolah

Kemendikbud Hapus Ujian Sekolah

Kemendikbud Hapus Ujian Sekolah

Perubahan konsep Ujian Sekolah (US) tahun ini tidak hanya berlaku di jenjang SD,

tapi juga di SMP dan SMA/SMK. Pada tahun sebelumnya, ujian tingkat akhir di SMP dan SMA/SMK ada dua jenis ujian, yakni US dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Tahun ini, hanya ada USBN yang akan mengujikan semua mata pelajaran. Dengan begitu, tak ada lagi US di jenjang SMP dan SMA/SMK.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan

dan Kebudayaan (Kemendikbud), Totok Suprayitno, mengatakan, sebanyak 25 persen soal USBN 2018 akan dibuat pusat sebagai soal jangkar (anchor), sedangkan 75 persen soal akan dibuat guru yang dikonsolidasikan di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

USBN 2018 di jenjang SMP dan SMA/SMK juga akan menerapkan jenis soal esai. Jumlah butir soal esai sebesar 10 persen

dari total butir soal. Dengan begitu, guru-guru yang tergabung dalam MGMP harus membuat soal yang berbentuk pilihan ganda dan esai dengan mengacu pada kisi-kisi yang sudah ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Totok menuturkan, keterlibatan guru dalam membuat soal USBN bisa menjadi acuan atau tolok ukur dalam melakukan pemetaan terhadap kemampuan guru. “Esai yang membuat juga (guru) sekolah. Jadi yang tahu seberapa bobotnya hanya sekolah, jadi diserahkan ke sekolah. Dalam membuat soal juga harus mempertimbangkan bobot, itu dilakukan di MGMP,” katanya.

 

Sumber :

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/sejarah-tari-barong-bali/