Kemampuan Membuat Perkakas

Kemampuan Membuat Perkakas

Kemampuan Membuat Perkakas

Kemampuan Membuat Perkakas dan Penguasaan Teknologi

Kehidupan berburu dan meramu pada tahap awal, penguasaan manusia terhadap teknologi masih sangat sederhana. Hasil budaya fisik pada saat itu yang berupa alat- alat dari batu, oleh para ahli dianggap sebagai tahap awal dari manusia menguasai satu bentuk teknologi sederhana yang disebut teknologi Paleolitik.

Di Indonesia alat- alat yang terbuat dari batu itu dikelompokkan menjadi 2, yaitu:
→ Tradisi batu inti
→ Tradisi Serpih

 Tradisi Batu Inti
Adalah Pembuatan di tradisi ini dengan pemangkasan segumpal batu atau kerakal untuk mendapatkan peralatan atau senjata yang serbaguna dan serba ada.
Contoh :Kapak Perimbas,Kapak Penetak,Pahat Genggam,dll.

 Tradisi Batu Serpih
Adalah tradisi dimana alat-alat batu dibuat dari serpihan atau pecahan-pecahan batu.Tradisi ini berkembang pada masa berburu dan meramu,tingkat awal bentuk alat-alat ini masih sangat sederhana.Ketika manusia menetap di goa tradisi ini penting dalam kehidupan sehari-hari.

 Penguasaan Teknologi
Teknologi pembuatan alat mengalami kemajuan pesat apalagi ketika ditemukannya teknik peleburan, pencampuran, penempaan dan percetakan logam. Ini dibuktikan dengan ditemukannya alat-alat dari perunggu.Pada masa bercocok tanam dan tinggal menetap, manusia sudah menguasai pengetahuan dan teknologi yang berkaitan dengan usaha pertanian mereka. Pengairan sudah mereka kuasai begitu juga pengetahuan mengenai iklim.

Melihat alat yang mereka kuasai terutama kapak, kemungkinan mereka juga sudah mengembangkan transportasi air. Semula alat transportasi yang digunakan adalah rakit dan berkembang menjadi perahu hingga sekarang dan menjadi semakin modern.

Baca Juga :