Gandeng GTech, Grab Perluas Layanan Logistik

Gandeng GTech, Grab Perluas Layanan Logistik

Gandeng GTech, Grab Perluas Layanan Logistik

Grab mengumumkan kerjasama dengan GTech, yang bergerak di bidang

penciptaan ekosistem digital berbasis data dalam sektor ritel, layanan keuangan, otomotif, manufaktur & property. Tujuannya untuk meningkatkan layanan masing-masing perusahaan serta memberikan nilai tambah untuk para pengguna jasa kedua perusahaan.

Melalui kerja sama ini, Grab akan menyediakan solusi layanan logistik melalui layanan GrabExpress untuk memberikan pengalaman belanja online terbaik bagi para pelanggan Mapemall.com. Mapemall.com sendiri merupakan pusat belanja online untuk inspirasi fesyen dan gaya hidup yang menawarkan lebih dari 150 brand internasional. Brand tersebut meliputi Mango, Marks & Spencer, Lacoste, Swarovski, Cotton On, Samsonite, Kipling, Cath Kidston, Swatch, Galleries Lafayette, SOGO, dan banyak lagi.

Kerja sama ini juga akan memberikan kemudahan bagi karyawan GTech

dan mitra usahanya untuk menjalankan aktivitas bisnis sehari-hari melalui layanan Grab for Business.

“Kami sangat bangga dapat bermitra dengan GTech dan mitra usahanya yang memiliki rekam jejak yang kuat secara global. Kerja sama ini tidak hanya mengukuhkan posisi Grab sebagai every day super app yang menjawab kebutuhan harian para pengguna melalui serangkaian layanan yang kami miliki, tapi juga posisi kami sebagai pemain teknologi yang terkemuka dan saya sangat antusias dengan apa yang akan kami capai bersama,” ujar Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia melalui keterangan resminya.

Pada kesempatan yang sama, Grab bekerja sama dengan TsingHua Southeast Asia

(SEA) menyelenggarakan TECHTalk di Kura Kura, Bali bertema “Innovation for Mobility in Southeast Asia”. Partisipasi Grab dalam TECHTalk TsingHua SEA sejalan dengan Master Plan 2020 ‘Grab 4 Indonesia’. Dalam Master Plan tersebut, Grab berkomitmen untuk mendukung target pemerintah Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar Asia Tenggara pada 2020 melalui investasi senilai USD 700 juta atau setara Rp 9,9 Triliun.

 

Sumber :

https://dolanyok.com/