Dikpora Maluku Gelar Workshop Layanan PK Dan LK

Dikpora Maluku Gelar Workshop Layanan PK Dan LK

Dikpora Maluku Gelar Workshop Layanan PK Dan LK

Guna memperoleh pendidikan yang bermutu, Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus

dan Layanan Kusus, maka Pendidikan Dasar sebagai lembaga yang mengemban amanat memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, baik itu di Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama yang menjalankan pendidikan Insklusif bagi anak yang berkebutuhan kusus, guna mempersiapkan SDM Indonesia yang tangguh, berkualitas dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, M.Si dalam sambutannya saat membuka Workshop Layanan Pendidikan Kusus (PK), dan Layanan Kusus (LK) tingkat Dikdas, berlangsung di Marina Hotel (6/10).

Dikemukakan, upaya peningkatan ketersediaan dan terjangkaunya mutu pendidikan

dengan berbagai relevansi pendidikan kesetaraan, serta kepastian memperoleh layanan pendidikan yang merupakan bagian integral yang sangat fundamental, dari upaya pembinaan dan pengembangan pendidikan Nasional, dan salah satu isu penting dalam pelaksanaan program pendidikan inklusif bagi anak yang berkebutuhan khusus untuk memperoleh pendidikan yang layak bersama teman-teman sekelasnya.

Untuk itu fokus pengembangan PK dan LK saat ini terus digalakan guna memastikan semua anak berkebutuhan khusus telah diberikan kesempatan seluas-luasnya, untuk memperoleh akses pendidikan yang sama dengan anak normal lainnya, dimana akses pendidikan yang dimaksud meliputi pembukaan dan penyelenggaraan Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Insklusif dan penyelenggaraan pendidikan Layanan Kusus (LK), bagi anak-anak korban bencana, korban kerusuhan, HIV/ AIDS dan sejenisnya, yang mana kebijakan ini dirasakan sudah tepat dalam rangka meningkatkan angka partisipasi sekolah bagi anak berkebutuhan khusus,”tutur Saleh Thio.

Sementara itu Ketua Panitia pelaksana Fence Mandaku, S.Pd. M.Si melaporkan, Workshop

Peningkatan Mutu Layanan PK-Lk ini bertujuan guna memberikan panduan atau rambu-rambu kepada Kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota serta Pengawas dan Kepala Sekolah regular ditingkat SD maupun SMP, juga mempermudah dan mempercepat pembudayaan, program pendidikan Insklusif, secara baik disekolah-sekolah yang menyelenggarakannya.

Selain itu pencapaian hasil, tersosialisasinya kebijakan Direktorat Pembinaan PK dan LK, teridentifikasinya Anak Berkebutuhan Kusus (ABK) sesuai ketunaan, terpenuhinya Guru Pembimbing Kusus (GKP), di kabupaten/kota.

Peserta yang mengikuti kegiatan Workshop PK dan LK ini sebanyak 33 orang berasal dari 11 kabupaten/kota, yang terdiri dari Kabid/Kasi dan Pengawas Sekolah yang membidangi PK dan LK, serta Kepsek penyelenggaraan program Insklusif di kabupaten/kota.

Pelaksanaan kegiatan ini di danai dari DIPA satuan kerja Dikpora peningkatan akses dan mutu PK, PLK, SDLB, SMPLB tahun angggaran 2014

 

Sumber :

https://samarindatv.co.id/sejarah-danau-toba/